Posted by: acepentura | 12 November 2008

Surat Tilang; Slip Merah & Slip Biru

Kena TilangMungkin banyak dari sebagian warga masyarakat pengguna jalan raya yang selama ini melintasi aspal ibukota atau kota-kota di daerah mereka masing-masing, yang belum/tidak mengetahui adanya slip merah dan slip biru Surat Tilang. Dokumen tersebut akan diberikan apabila terjadi kesalahan dan mereka dihadapkan dengan pengadil jalan raya dan dinyatakan bersalah (TILANG).

Selama ini yang terjadi adalah apabila kita melakukan kesalahan di jalan raya tak terkecuali pengguna roda empat atau roda dua, mereka akan dihadapkan pada dua pilihan.

Pertama; mau tidak mau berdamai dengan petugas (tidak mau ditilang)

Kedua; pasrah untuk di tilang (jalan damai tidak tercapai)

Pada saat mereka memilih untuk berdamai dan mendapat kecocokan harga damai dengan petugas, terhapuslah kesalahan mereka dalam seketika.

Tetapi apabila tidak terjadi kecocokan harga damai yang ditawarkan atau kondisi isi dompet yang tidak memungkinkan, biasanya seseorang cenderung pasrah memilih untuk ditilang. Saat itulah petugas (POLANTAS) akan memberikan yang namanya surat tilang atau SLIP MERAH.

Kejadian inilah, banyak yang tidak diketahui oleh pengendara di jalan raya. Hal ini  dimanfaatkan oleh petugas untuk memberikan slip merah tersebut.

Ketidaktahuan masyarakat tentang hal ini karena tidak/belum pernah adanya sosialisasi tentang SLIP MERAH dan SLIP BIRU dari pihak KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA (POLRI). Selama ini, pengendara yang pernah ditilang hanya mengetahui akan diberi surat tilang SLIP MERAH oleh petugas.

Melaui tulisan ini saya ingin membagi pengetahuan tentang hal tersebut diatas untuk diketahui oleh semua masyarakat umumnya dan pembaca blog ini khususnya.

Slip Merah

Slip Biru

Makna dari SLIP MERAH dan SLIP BIRU adalah :

- SLIP MERAH : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara tersebut tidak mengakui kesalahannya (mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda sesuai dengan beratnya kesalahan yang telah dilakukan melalui proses pengadilan.

- SLIP BIRU : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalah di jalan raya dan pengendara mengakui kesalahannya (tidak mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda maksimal Rp 50.600,- (Lima puluh ribu enam ratus rupiah) serta dapat dibayarkan melalui Bank yang ditunjuk tanpa harus melalui proses pengadilan. Yang artinya Rp 50.000,- masuk ke kas negara dan Rp 600,- untuk petugas yang menanganinya dan itupun baru bisa diambil pada bulan berikutnya.

Tulisan ini pernah saya posting di Opini Pembaca Detikom.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Responses -

iya mas kebanyakan lebih suka damai…..
damai itu kan indah (bagi polantas)
boncos bagi pengendara..
:)

sip..ini referensi yang bagus lho

Thanks ya…

kalo slip gaji warnanya apa ? :D

Ya terserah yang mau nerima gajinya sih…:D

damai itu katanya lebih indah. ga tau kalo dalam masalah ini.

Damai buat polantas, boncos buat pengendara…

thanks infonya ya… wah nambah ilmu neh

slip gaji warna ijo…

salam kenal semua…
Thanks atas comment-nya…

ohhh begitu ya mas….

salam kenal aja mas… :)

Pada prakteknya kalo kita minta slip biru nggak bakalan dikasih sama pak polisi. Alasannya ada aja. Katanya slip biru dah ndak berlaku lah, dll.Ujung-ujungnya nawarin mau slip merah atau “dibantu”…Gimana pak Pol ??

thanxs infonya..bro and salam kenal
*salam kenal juga ya…*

Iya tuh, saya dengar juga gitu. Polisi ngga mau kasih slip biru. Yang sudah pengalaman tolong konfirmasi apa benar tuh?

Kenyataan dijalan memang begitu polisi gak akan kasih slip biru, jadi bisa2 kita aja berargumentasi dan ngotot minta slip biru. Ujung2nya damai juga pasti tuh polisi, keluar deh 20 rb. hehehe….

Prakteknya dijalanan memang para pengadil jalan raya (POLANTAS) tidak akan memberikan Slip Biru dengan berbagai macam alasan.

Tinggal kitanya aja yang bisa adu argument dan tetap ngotot minta slip biru, pengalaman temen2 gw sih ujung-ujungnya damai. Daripada kasih slip biru buat negara mending mereka terima 20 rb masuk kantong sendiri. Hehehe…

oke juga informasinya..saya baru tau kalo kita di tilang harus dapet 2 lembar surat tilang,,!!!!!!

Bukan harus dapat dua surat tilang, tapi dilihat dari yang kena tilang; mengakui atau mangkir. :)

oh iya salam kenal mas…

kalo slip biru itu harus dibayarkan ke BRI (setor / atm) pada hari yg sama atau bisa beda hari ya?
karena waktu malem2 teman saya minta slip biru, si polisi mengaku kalo sudah malam dan tidak bisa memberi slip biru

Kalo gak salah ada limit waktunya deh… Setelah setor baru kita lapor buat ambil surat2 yg di tahan…

kalo stor ke BRI no rekeningnya brapa ya ?
buat siap2 kalo kena tilang…..
tks atas infonya…

Ada keterangan pada saat kita diberi surat tilang, dimana kita harus membayar/transfer.

Saya pernah baca di salah satu tabloid otomotif katanya slip biru dah ga berlaku lagi, tuk lebih jelasnya coba konfirmasi ke tabloid motor plus.

Slip biru itu ada, hanya saja tidak pernah dipakai oleh para aparat pengadil jalanan dengan berbagai alasan.

Pak polisi……….????

Maonya damai

kalo polisi ngotot gak mau kasih slip biru gimana?
padahal kita tahu kesalahan kita?apa mau damai juga juga?duit darimana kalo macam saya….

Polisi jaman sekarang gak ada yang gak mau damai menn…

tapi lebih banyaknya bayar ditempat karna dianjurkan sama yang nilang

Ya begitulah mental aparat yang kita miliki…:D

tHx sob..
atas infioNya..!! ok sob..!!!
yuukk dahhh…

tp klo gw paling sering dpt surat kuning tuh apa y?!?

mungkin polisiNya maw kenalan kali!??!? wkwkwkwkkwkwkwkk….

surat kuning ….? bukan surat kemat…. (gak diterusin ahhh)

Untuk semua kawan2, lebih baik kita bayar uang tilang untuk negara, kalau memang kita melakukan kesalahan. Lagi pula kita membayar untuk dan masuk ke kas negara, dan negara akan menggunakan uang itu untuk kepentingan negara dan rakyat. Maaf, Yah ini siiih hanya sekedar saling mengingatkan, dan itu terserah kawan2 sekalian. Dan selain itu kitapun berusaha mendidik para aparat polisi bejat itu juga mendidik diri kita untuk bertanggung jawab atas kesalah yg telah kita buat. Salam untuk semua kawan2 di sini.

Siiiip laahh…

sekitar sebulan lau saya pernah lalai tidak melihat lampu sudah menyala merah, tentu saja dihentikan oleh pak pol. seperti biasa prosedur pemeriksaan surat menyurat kemudian terjadi dialog,

pol: bapak tahu kesalahan bapak?
saya: ya pak, saya mengaku tidak melihat lampu merah.

pol: ditilang ya pak
saya:ya…., slip biru ya pak.
pol: wah, nanti bpk akan repot musti kesana-sini
saya:resiko saya pak, lagian kan saya mengaku salah…
pol: ya tapi… bla..bla.. bla…
saya: biru pak.
pol: nanti… bla..bla..bla…
saya: biru pak.
pol: lebih baik… bla…bla…bla…
saya: biru pak

akhirnya dengan muka jengkel pak pol itu menyerahkan kembali begitu saja surat-surat saya seraya menasihati utk lebih berhati-hati.

ajaib, segitu malasnya dia memproses surat biru. buat rekan2, sebaiknya terus saja meminta slip biru seperti saya, tapi jgn sekali2 melawan/menantang krn pak pol juga manusia yg punya emosi, lbh baik pasang tampang lugu tapi keras kepala saja.

Good News bro…

Gimana mo ngasih slip biru !! Untuk bisa pake baju pengadil, paling tidak ngeluarin duit 75 juta rupiah..so baju Armani juga kalah coy..

kenapa ya ini ga pernah disosialisasikan ma aparat ya…
ato seenggaknya pihak lain dari pemerintah. bisa DLLAJ, bisa Dephub, bisa yang lainnya juga.
gimana mo maju kl kita selslu dibodohi

Biar masyarakat bisa dibodohin terus ma aparat… Makanya ada info yang mendidik, di posting aja di blog biar pada ngerti dan tahu… peace mennn

u/ semua bikers,pokonya kita smua mesti waspada sm pulisi di jalan raya,kadang kita gak salah aja dicari2 ksalahan kita…..palagi pulisi tangerang,mata duitan smua !
pulisi mang kek t*i……anj*ng!

oh gitu ya…

klu ketilang lebih banyak mt damai karna ini menyangku perut polisi

gendut-gendut ya…?

tips itu kliatannya g berguna lagi sekarang, gw lupa peraturan no berapa yang nyebutin klo sekarang slip biru dah ga ada lagi..dan klo g salah pernah diliput deik.com juga kok…coba cek aja…peraturan itu keluar sekitar awal 2008

oh … belum update lagi nih …

Kalau kita tetep minta slip biru dan disetujui oleh pak polisi (misalnya gitu) apakah kita harus menyerahkan sim atau stnk gitu?

Sim ditahan, setelah bayar ke bank sim diserahkan ke kita…

wah,…saya baru tahu informasi ini pak? beberapa kali di tilang dapatnya damai mulu :)
thanks

kira-kira tulisan diatas dibaca nggak ya sama bapak kapolri, anaknya, istrinya atau jajarannya yang berkaitan dengan tilang dijalan ?,
Kalu belum dibaca bagaimana caranya agar komentar-komentar ini bisa sampai pada beliau.

Mau sih gitu biar pada tau … Pada punya blog gak …?

oo..gitu to….
teng yu ya infonya

hmm… g setiap ketangkep, selalu minta lwt pengadilan..dan selalu dikasih slip merah..ngga pernah nanya yg biru sih.
Pengadilan sebenernya enakk bgt, cepet, ngga berbelit-belit, dan ngga usah pake calo…10 menit kelar!!
Masalahnya kl di pengadilan jakarta selatan ,ngga pernah ktm hakimnya, katanya sidangnya udah kelar, padahal baru jam 11.00 ???terpaksa lwt calo deh..
tp pernah di pengadilan jak-tim, jam 13.00 dtg, sidang tetep ada, taro slip di loket, nunggu di ruang sidang..dipanggil, langsung bayar denda(Rp.41rb)…udahh 10 menit kelar!!

sebenernya kl yg damai2an tu, bukan salahnya polisinya.. tp salah yg minta damai..emang mental korup..dikit2 nyuappp..alasan ngga ada waktu..berani berbuat salah, berani bertanggung jawab dongg…polisi mah akhirnya jd kebiasaan

okie..itu dulu

Mantap gan…

iya, saya juga pernah dapet email dari teman saya
tapi tau sendiri POLISI!!!!
maunya uang suap mulu………
saya pernah ditilang, saya ngajak damai tapi ga mau, padahal orang lain ditilang juga pada waktu yang bersamaan dia bisa nyuap???
mau tau kenapa dia tidak mau disuap, soalnya dia komandannya yang lagi razia.
ya udah akhirnya saya minta surat tilang aja ( Be-Te )
komandan itu sok-sok jaim, heee……………………
MANA POLISI!? KATANYA MAU MENGAYOMI MASYARAKAT, KALO MASYARAKAT SELALU DIPERAS……………..GIMANA BISA MAJU BANGSA KITA,HEEE…………………………………………………

Ya gitu deh mental aparat kite bos…

Apa ada dasar hukumnya (di UU lalu lintas) sebagai dasar kita meminta slip biru supaya kita lebih mantap lagi mendesak pak pol kalau dia banyak alasan. kalau ada tolng pasal berapa… tks

Ada gaknya UU memang gak jelas, yg pasti slip biru itu ada. Perkara sudah dihapus ato belum jg gak jelas. Wong sosialisai adanya slip biru biru aja gak ada, apalagi sosialisasi dihapusnya aturan tsb :)

nomer rekeningnya berapa yah?

no rekening sapa ?

klu kita salah apapun terima aja, namanya juga salah, klu kita nyalahin org lain namanya menang ndiri (egois), pak pol terima duit kan dr kita klu kita gak kasi pak pol kan gak korup jg, intinya mau merah ato biru sama aja kan uang masuk kas negara, tp kita aja maunya enak. tdk mau repot sogok pak pol, pak pol nya mau dibilang korup. belajar hdp benar dr diri ndiri jgn berharap pd org lain utk hdp benar.

wah mau belajar nih …

makasih infonya ya, jadi tahu nih slip surat tilang, tadi pagi diradio juga di obrolin

Di radio apa tuh …?

HATI-HATI POLISI SUKA TIDAK MAU MEMBERI SURAT TILANG WARNA BIRU. Mas saya pernah alami kejadian ini, polisinya yang ngotot nggak mau kasih slip biru, alasannya dilarang utk sementara oleh atasannya memberikan slip biru. Ini menunjukkan itikad tidak baik dari polisi ybs, krn dia maunya kita mengajak damai. Dengan memberi surat merah dia harapkan kita menghindarkan diri dari pengadilan yg makan waktu dan bertele-tele, jadi supaya mendatangi pos-nya dan ajak damai.

kalo polisi yg kawakan udah banyak ’senjata’ buat ngeles…

Wahh mas terlambat bacanya …nih
Semalem Aku kena tilang… warna merah lagi pdahal udah ngaku salah …

solusinya dunk mas klo udah terjadi …

Wah kalo sudah terjadi gak solusinya… Tinggal ikutin sidang aja, gak lama kok sidangnya langsung bayar…:)

mas gw prnh ketilang and dapet slip biru dengan ngotot dan maksa , soalnya gw ga ngerasa bersalah, pindah jalur yang garisnya putus 2 mungkin polisinya kesel sama gw,dan setelah seminggu menunggu utk ngambil sim di kejaksaan ternyata sim gw ga ada,sim gw belum disetor kekejaksaan masih ditahan sm polisi tersebut, akhirnya gw minta bantuan ke temen gw, balik deh simnye, kalo menurut gw klo ketilang tilang aja, ga usah nyuap, ga repot ngurusnya, kapan benernya ni bangsa kalo budayanya aj nyuap

Sipp lahhh…

Nyambung yg di atas, ini artikel di detik.com yg menyatakan slip biru udh ga berlaku di jkt (daerah laen ga tau):
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/14/time/092454/idnews/939092/idkanal/10

good news bro…

Tapi biar slip biru ga berlaku lagi, kita pura2 bego aja tetep minta slip biru. Ga ada kata buat damai buat Plokis.

pintar2nya kita aja bro, jangan mau dibodohin ma polisi…

idem pengalaman sama: By: kleine on 19 November 2008 at 07:42.

Btw, napa si kok pulisi ngga mau banget ngasi slip biru.. Kalo dia kesel, daripada ngga dapet duit (dibebasin), kasi aja slip biru..
Ato kalo ngasi slipbiru, ada data nama dia, trus kalo kepala pulisinya tau, dianya dapet teguran gitu? (karena tidak menghasilkan uang buat kantong pribadi)

Sepertinya begitu …

Thx infonya
Memang, kita harus membiasakan dan juga menuarakan kebenaran artinya dengan meminta surat Biru kita telah memberikan pembelajaran untuk Tidak melakukan SUAP kepada Petugas.
Seharusnya POLRI sebagai Pengayom masyarakat mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat yang pasti banyak yang tidak mengetahuinya.

Setuju…

Kalo mau lebih jelas… klik web sitenya “MASYARAKAT TRANSPARASI INDONESIA”

http://www.transparansi.or.id/kajian/kajian3_lalin.html

semoga bermanfaat

Thanks infonya…

polisi sucks!!

I’m new to this blog. Apologize for asking this though, but to OP…
Do you know if this can be true;
http://www.bluestickers.info/ringtones.php ?
it came off http://ringtonecarrier.com
Thanks :)

Hi,
Interesting, I`ll quote it on my site later.

oks…

thanks infonya
izin disebar dari web saya

silakan dengan senang hati…:)

[...] beberapa pengalaman dari kawan-kawan bloger bisa dibaca di sini (ada tabel daftar dendanya),  sini, atau di sini . kemudian ada juga teman bloger lain yang mencoba mengambil jalur sidang di [...]

Good info bro…

Bugus sekali untuk pembentukan karakter Bangsa. Kita perlu mendidik aparat dan diri sendiri

Muantabs bro…

kalo polisinya ngak mau memberi slip biru dengan alasan tidak tau nomor rekening bank bri nya dan tak tau besar dendanya giman bro??

yang pasti alasannya bukan karena gak tau norek bank dan gak tau besaran dendanya bro tapi gak boleh ma komandannya… hehehe

Leave a response -

Your response:

Categories